Bagaimanakah cara pengambilan BPKB apabila debitur yang bersangkutan wafat, sehingga pengambilan BPKB hanya dapat dilakukan oleh ahli waris ?


pengambilan BPKB apabila debitur yang bersangkutan wafat, sehingga pengambilan BPKB hanya dapat dilakukan oleh ahli waris yang sah dengan membawa dokumen wajib sebagai berikut:

1. Akta Kematian
Ahli waris wajib menunjuan Akta Kematian debitur (Asli) yang dikeluarkan oleh kantor catatan sipil atau surat keterangan kematian dari kelurahan

2. Akta Nikah/ Buku Nikah
Ahli waris wajib menunjukan akta nikah / Buku perkawinan, apabila ahli waris yang akan mengambil BPKB adalah suami/istri debitur.

3. Kartu Keluarga
Ahli waris wajib menunjukan kartu keluarga Asli debitur

4. Keterangan Ahli Waris dari Kelurahan atau Notaris
Ahli waris wajib menunjukan keterangan ahli waris dari kelurahan atau Notaris

5. KTP asli Debitur
Ahli waris wajib menunjukan KTP asli dari debitur.

6. Surat Kuasa Dari Ahli Waris
Apabila ahli waris memberikan kuasa kepada penerima kuasa untuk mengambil BPKB dari KMF 88, maka ada persyaratan tambahan, sebagai berikut:

  1. Jika pegambilan BPKB tidak dilakukan oleh ahli waris , maka ahli waris ajib membuat surat kuasa bermaterai (Rp. 6000) yang ditandatangani oleh seluruh ahli waris
  2. Untuk pengambilan BPKB dengan surat kuasa dari ahli waris, seluruh ahli waris wajib menandatangani surat kuasa tersebut yang telah dilegalisir oleh Notaris dan seluruh ahli waris wajib dikonfirmasi oleh KMF 88.
  3. Apabila pemberi kuasa dari ahli waris berada diluar negri, surat kuasa wajib dilegalisir oleh KBRI Negara setempat.
  4. Apabila terdapat ahli waris dibawah umur, maka berkas lainya yang harus dilengkapi adalah sebagai berikut:
  • Surat keterangan dari kelurahan yang menjelaskan bahwa ahli waris yag dibawah umur tersebut diwakilkan.
  • Akte kelahiran ahli waris dibawah umur 
 

Bagaimanakah proses pengambilan BPKB konsumen lunas, apabila debitur tidak dapat hadir secara langsung untuk pengambilan jaminan?


Untuk mengurangi resiko resiko yong tidak diinginkan perusahaan, maka dalam pengambilan BPKB apabila debitur tidak dapat hadir secara langsung atau memberikan kuasa kepada pihak lain maka proses penyerahan BPKB tersebut adalah sebagai berikut :

  1. PT. Kembang 88 akan melakukan verivikasi terhadap dokumen berikut :
    • kartu identitas nasabah dan penerima kuasa (ASLI) 
    • surat kuasa asli dari debitur,  
  2. PT. Kembang 88 Multifinance akan mengeluarkan tanda serah terima yang ditanda tangani oleh staff PT. Kembang 88 Multifinance. 
  3. PT. Kembang 88 Multifinance juga akan melakukan dokumentasi dengan cara meminta foto atau video proses penyerahan BPKB bersama Penerima Kuasa. 
  4. PT. Kembang 88 Multifinance akan mendata secara lengkap jati diri penerima kuasa seperti nama, alamat, nomer KTP penerima BPKB beserta tanggal terima BPKB.